Breaking
Loading...

Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

Followers

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

10 Kualitas Terbaik dari Seorang Pemimpin Besar

Panggilan kita untuk memimpin bukanlah suatu panggilan untuk mengambil otoritas atas orang-orang. Alkitab menentang ini, seperti yang dinyatakan di dalam 1 Petrus 5:3: “Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu….” Melainkan, semua orang percaya dipanggil untuk menempatkan diri mereka sendiri di bawah otoritas, “…tunduklah kepada penatua-penatuamu...” (1 Petrus 5:5, NKJV). Seorang pemimpin hanya memiliki otoritas saat orang-orang yang dipimpinnya itu bersedia memberikan diri mereka.

Ternyata kepengikutan itu lebih jarang daripada yang seharusnya. Banyak orang merasa bahwa mereka terlalu sulit untuk dipimpin oleh siapapun kecuali Tuhan. Sikap seperti ini secara efektif menyatakan bahwa semua nasihat lainnya tidak relevan. Namun Tuhan memilih untuk memengaruhi kehidupan kita melalui hamba-hamba-Nya, para pemimpin kita. Jika kita menempuh sebuah jalan hanya berdasarkan pewahyuan pribadi, dengan mengabaikan bimbingan orang lain, maka kita telah bergabung bersama kerumunan orang gila yang sedang mengarah kepada tujuan yang membahayakan.

AKANKAH TUHAN MENGABAIKAN DOA KITA?

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 2 April 2013 -

Baca:  Lukas 18:1-8

"Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?"  Lukas 18:7

Menjadi tetap sabar dan tidak putus asa seringkali susah dilakukan ketika seseorang menunggu terjawabnya sebuah doa.  Oleh karenanya Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk berdoa terus-menerus.  "Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu."  (Lukas 18:1).  Kita harus berdoa setiap hari dan setiap saat, karena jika tidak demikian kita tidak akan menikmati persekutuan yang harmonis dengan Tuhan.  Namun kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, kita sering sekali menjadi kecewa dan berkecil hati, lalu tidak lagi tekun berdoa, kita biarkan hari-hari kita berlalu tanpa doa sebab kita berpikir bahwa doa kita tidak akan didengar oleh Bapa di Sorga.  Bahkan langit dan cakrawala tampak seperti sebuah penghalang bagi doa yang kita naikkan.  Tetapi yang Tuhan Yesus inginkan bagi kita adalah kita tetap berdoa meskipun belum ada hasil dari doa yang dipanjatkan.  Kepada jemaat di Tesalonika rasul Paulus juga menasihati,  "Tetaplah berdoa."  (1 Tesalonika 5:17).

MONDEX: Pengenapan System Babel Dalam Era Global Cashless Society

Setelah bertahun-tahun melakukan perencanaan, penelitian dan pengembangan, lembaga-lembaga keuangan dunia pada akhirnya memperkenalkan masyarakat yang ber-sistem pembayaran tanpa uang secara global (Global Cashless Society). MONDEX adalah nama perusahaan yang menyediakan sistem tersebut, dan ternyata sistem ini telah "dibeli" oleh lebih dari 20 negara di dunia. Sistem ini diciptakan pada tahun 1993 oleh Tim Jones, seorang Bankir di kota London bersama dengan Graham Higgins dari NATWEST COUTTS, yaitu sebuah Bank pribadi keluarga Kerajaan Inggris.

MONDEX adalah singkatan dari MONETARY DEXTER, yang menurut Webter's Dictionary Encyclopaedia berarti "segala sesuatu yang berhubungan dengan uang dan menunjuk kepada lokasi tertentu di tangan kanan manusia". Sistem MONDEX ini menerapkan teknologi SMARTCARD, yaitu teknologi yang dipakai oleh kartu SIM GSM (kartu handphone) dan kartu kredit, yang memakai microchips yang mampu menyimpan informasi elektronis seperti pembayaran, identifikasi pribadi maupun bermacam-macam informasi. Semua transaksi dimungkinkan kelalui penerapan SET (Secure Electronic Transaction = transaksi elektronik yang aman) (catatan: SET adalah salah satu sebutan bagi dewa Mesir, menunjuk kepada setan atau Iblis). Banyak sistem SMARTCARD lain telah muncul seperti SWIFT (kita akan membahasnya), tetapi sejak MASTER CARD membeli 51 % saham MONDEX, diperkirakan MONDEX akan memegang pimpinan dalam pengembangan dan penerapan Global Cashless Society. Robin O'Kelly dari MONDEX INTERNATIONAL mengatakan: "Dengan dukungan MASTER CARD dan NETWEST COUTTS, tidak ada satupun dapat menghalangi MONDEX menjadi sistem Standart International terkemuka. Ini adalah keadaan yang akan berubah menjadi kenyataan global". Jelas kita sedang berjalan cepat kepada penggenapan sistem Babel yang akan menguasai seluruh dunia di bawah Antikris.

Tuhan mempunyai rencana yang indah pada waktu-Nya

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet. Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”
Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semerawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil;” anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. ”Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang akulihat hanyalah benang-benang yang ruwet. Kemudian ibu berkata:”Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.

BELAJAR KEPADA EMPAT BINATANG TERKECIL YANG SANGAT CEKATAN

Sering kali kita tertarik kepada hal-hal yang berskala ‘besar’ atau ‘hebat’, misalnya: para tokoh dan pemimpin bangsa yang terkenal di dunia, tokoh bisnis yang sukses, para ahli – profesor, doktor – di bidangnya, dan lain sebagainya. Berbagai buku mengenai rahasia kesuksesan sudah diterbitkan agar para pembaca dapat mempelajarinya. Begitu banyak seminar diadakan untuk membagikan rahasia ‘kehebatan’ dan ‘kebesaran’ di bidang usaha, kesehatan, dan sebagainya. Banyak orang ingin mengetahui rahasia dibalik kesuksesan orang-orang besar tersebut, jika memungkinkan dapat dipraktikkan dalam hidup mereka!

Bagaimana dengan Alkitab yang kita miliki? Firman Tuhan justru mengajarkan supaya kita belajar pada binatang-binatang yang kelihatannya kecil dan lemah! Amsal 30:24-28 menuliskan,
“Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas; pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu; belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur; cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja.Semut, pelanduk, belalang dan cicak seakan tidak memiliki kekuatan hebat bahkan dikatakan terkecil di bumi, namun mereka bersama menuju kepada suatu perlindungan yang kuat!


Kekayaan, Kesuksesan, dan Kasih Sayang



paman-gober-01
Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumnya yang khas: “Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut”.

Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?”
Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar”.

 
Copyright © 2014. Franky Tjong - All Rights Reserved | Powered By Blogger | Published By Gooyaabi Templates | Designed by OddThemes